laman

Selasa, 25 Oktober 2011

mereka yg paling spesial dan paling q syang di hidup q

bapak & mamak q,, beliau lh motivator hidup aq ,karena beliaulah , q punya semangat hidup yang begitu menggebu-gebu.. di saat aq bahagia, sedih, selalu ada beliau, karena q ingin selalu ada mamak dan bapak disamping q..
dan aq berjanji, akan membahagiakan beliau dunia akhirat.. amiiieeeennnnn



ne dia abang aq " Julianto" namanya,, orangnya baik, walau kadang2 suka pelit seh ma aq, wahhh law udah ngumpul ,qt berdua pasti sukanya berantem mulu dan g' da yg mau ngalah,, dia udah nikah dan punya 2 anak cwek,, nahhh dia sekarang udah kerja juga , dia bekerja dikantor kementerian hukum dan ham, di Batam.. 



ne pona'an q yang pertama (anak abang q), namanya "Aqila Salsabila Widyasworo", gadis kecil q ini, aktif bngeettt, rasa ingin tawnya besar bngeettt, ini itu yg diliatnya dia pasti bertanya, "ne apa ayah, itu apa mak,
dan dia cerewet ,hehehee,, tapi ngangeninnn :)



nah ini pona'an q yang nomer 2, namanya "Adillah Fawaiz Zein" ne beda bngeeettt ma ka2knya,, law yg ini lebih byk diemnya,,, tpi lebih deket ma ma2k q, dari pada ma ayahnya,, maklum si ayah jarang pulang,, kerjanya di Batam, dan kami tinggal di Karimun :).. 
tapi tetep mereka ngangenin




law yg ini, sepu2 q, "Eka Suryaningsih & Wahyu Hidayatullah", Mereka  berdua sekarang pindah ke Jawa , karena ikut pindah tugas ayahnya, mereka ber2 juga bikin kangen terus,, apalagi ma yang kecil, wahhh pngennya nyium , nyubit terus,,, udah lama juga aq g' berkunjung kerumahnya,,
semoga ja liburan ne aq bisa berkunjung kerumahny,, kangeeeeeeeeeeennnnn 


sama dia...

langit indah dengan disinari cahaya matahari yg terik, aq duduk dibawah pohon sambil memandangi langit,, teringat semua kenangan bersamanya,, walau kini qt sekarang menjalin hubungan jarak jauh alias LDR (long distance relationship), tpi qt enjoy dengan hubungan ne,, law g' salah udah setahun qt LDR,, tetep asyik walau sering berantemnya,, hehheehe
ada impian terbesar yang q inginkan dalam hubungan ne :
menikah dengannya (siendut q sayang alias saputra kurniawan)
punya baby,
membesarkan anak2 dengan baik,
bisa menyekolahkan mereka sampai ke perguruan tinggi
hidup bahagia bersamanya dan ank2 , hingga maut memisahkan qt



lamunan qu buyar, gara2 hujan tiba2 turun ,, aq lari terbirit2 masuk kerumahhh, hahhaha

Senin, 24 Oktober 2011

semangat KINE

makrab ormawa Fakultas Komunikasi dan Informatika, ditawangmangu,
aq lupa kaPan ne acara,, tapi yang jelas seru abies, 3 hari 2 malam qt di TW



 anak2 KINE yg sok ngeksis :P :P


ne udah lengkap anggotanya : aq (yg pke jilbab putih, jaket krem) Rio, haidar, vino, anjar, rara, agus, luqman, siwi', hayu', laas, indah, dan reza...


rameiiiiiiiiiiiiiiii


nah loo yg ini waktu qt outbound
ne templetot (tim na qt) vs ababil
beserta panitia


dan ngeksis dulu sambil nunggu kelompok2 yg lain yang pada blum dteng


Templetot vs Ababil

Sabtu, 22 Oktober 2011

syg qmu

ndut q sayang :-*....
dia bukan lelaki yang romantis, tapi dia bisa buat aq seneng tanpa harus ngeluarin gombal2annya.
dia juga terkadang suka agak cuek, ya begitulah sifatnya,, aq harus lebih ngertiin dia ,,,
dia jarang memuji tapi law udah memuji, aq bisa dibwtnya pengen terbang.. hehehe
gini misalnya,,,, > "Dx,kamu liat tu matahari sembunyi dibalik awan, g' berani nunjukin dirinya,, taw knapa??? karna dia malu kalah cantik ma qmu"...... so sweet bngeeetttt :)

tugas Kuliah, ngerjaennya cukup menguras tenaga dan pikiran,, :P


Matinya kreativitas sineas bangsa
Plagiat adalah pengambilan karangan, pendapat, orang lain dan menjadikan seolah-olah karangan, pendapat sendiri, misal menerbitkan karya tulis orang lain atas nama sendiri (jiplakan) [Kamus Bahasa Indonesia]. Inilah yang terjadi pada dunia hiburan di Indonesia, mulai dari reality show, acara-acara ekstrim, film, dan sinetron yang menjiplak dari drama-drama luar negeri seperti Korea dan Jepang. Sang produser tidak hanya menjiplak judulnya, tapi juga isi dari cerita drama tersebut.
Matinya kreativitas sinetron di Indonesia belakangan ini, dibuktikan dengan penciplakan isi cerita. Pertama, saya tidak akan membahas tentang penciplakan itu, tapi terlebih dahulu saya akan ingin memberi tahu, kalau kita teliti dengan seksama bahwa semua sinetron yang tayang di berbagai stasiun tv kini punya banyak adegan yang sama alias monoton dan antara sinetron 1 dengan yang lainnya. Alur cerita yang muter-muter  alias ceritanya yang berbelit dan biasanya episodenya makin panjang, bahkan sampai 7 season, Lokasi syuting yang sama, coba perhatikan sinetron di Indonesia tak pernah lepas dari rumah mewah, sekolah super elite, pinggir jalan , biasanya lokasi syuting dipinggir jalan ini digunakan untuk adegan tabrakan, dan rumah sakit. Satu lagi sinetron di Indonesia yang terkenal glamour dan tidak bermutu, coba lihat di Indosiar setiap hari hanya menanyangkan sinetron-sinetron fiktif dan laga contohnya “tutur tinular” dan masih banyak lagi. Bukannya mendidik malah mengada-ngada. Yang tidak mungkin, malah ditayangkan dan yang dapat menyebabkan pembodohan publik.
Kedua, saya akan membahas tentang penjiplakkan yang dilakukan oleh produser sinetron nakal yang sudah tidak toleran lagi pada kualitas sinetron itu sendiri. Mungkin karena tuntutan pasar dan ratting, si produser berani melakukan plagiat besar-besaran tidak hanya judul tapi juga isi ceritanya. Ini beberapa daftar sinetron yang dijiplak oleh produser Indonesia tanpa izin :
1.      100 Hari Mencari Cinta: Mr. Arogan
2.      Atas Nama Cinta : Stairway to Heaven
3.      Benci Jadi Cinta : My Girl
4.      Cincin : Beautiful Days
5.      Cinta Rasa Mocca : Beauty and the Beast
6.      Dia Bukan Anakku : Women of the Sun
7.      Janji : Terms of Endearment
8.      Liontin : Glass Slippers
9.      Ratu : Snow Queen
10.  Wulan : Yellow Handkerchief , dll.

Ini hanya sebagian kecil dari daftar sinetron yg dijiplak oleh produser-produser nakal.   Padahal dalam UU Perfilman No 33 tahun 2009 pasal 4, “bahwa perfilman mempunyai fungsi mendorong karya kreatif”. Dah jelas di pasal 4 itu mengatakan mendorong karya kreatif, berarti tidak ada yang namanya penjiplakkan dari segi apapun, baik itu judul maupun isi cerita sinetron itu sendiri. Tapi UU tetaplah UU, pasal tinggallah pasal.  Bagaimana mau kreatif dan maju kalau senias-seniasnya saja menjiplak drama-drama dari luar negeri??

Dengan banyaknya sinetron di Indonesia yang menjiplak drama-drama luar negri, seharusnya membuat pemerintah dan lembaga-lembaga yang mengatur tayangan-tayangan di televisi ikut prihatin dan lebih selektif terhadap sinetron-sinetron yang beredar. Lembaga pemerintah yang mengatur penayangan tersebut yakni KPI (Komisi Penyiaran Nasional). KPI jangan seperti “singa yang tidak mempunyai taring, yang hanya bisa mengaum, dan tidak bisa mengigit .KPI tidak hanya membuat peraturan, tapi juga harus memberi sanksi tegas kepada produser-produser nakal, seperti sinetron tidak boleh tayang alias dicekal. KPI tidak boleh dengan si pemilik modal rumah produksi sinetron yang hanya mengejar keuntungan semata tanpa memperhatikan efek samping dari sinetron yang tidak bermutu yang dibuat oleh rumah produksi tersebut. Dan KPI juga harus peka terhadap anak bangsa. Mau menjadi apa anak bangsa kalau setiap hari harus dicecoki tayangan-tayangan yang tidak bermutu.

Sumber :
1.      Sinetron Indonesia  sekedar unek-unek gw « SpidolBekas.htm
2.      daftar-sinetron-indonesia-yang.html


Nama         : Dwi Nurani
Nim           : L100100020
Kelas         : C

Kamis, 20 Oktober 2011

Putra dengarkan ini............

langit mendung tak berarti mw turun hujan,,, mungkin ketika langit cerah pun kadang bisa turun hujan..
aq terdiam ditengah ruangann, gelap tiada cahaya, sempat terpikir dibenak ini untuk memalingkan dan menduakan hati ini untuk org laen diluar sana,, tapi setiap x aq ingin berpaling,, hati  kecil q selalu berkata "jangan dwi,, jangan ,,,, qmu harus ykin law dia  mmang dipilihkan Allah bwt qmu".....
aq memang berharap dia selalu disamping aq ,, menemani aq susah seneng bareng2..
tapi dengar ini putra > tak ada yang bisa gntikan posisi mu dihatiku,, cuma qmu,,,jadi jaga hatimu di sana,, aq ingin bersamamu selamanya,,,,

Selasa, 18 Oktober 2011

Minggu, 16 Oktober 2011

tugas-tugas lagi >>> persepsi diri dan temen2 yang ada di sekitar q


Inilah Saya
  Mungkin diusia saya yang menginjak 19 tahun, adalah masa-masa pencarian jati diri. Kadang ingin jadi ini dan ingin jadi itu. Belum ada ketetapan hati, sebenarnya “saya ini ingin menjadi siapa??” usia boleh 19 tahun, tapi menurut saya, saya ini belum dewasa. masih banyak hal yang perlu dikoreksi dari seorang Dwi Nurani.
Menurut persepsi saya, saya ini egois, bila 1. Berdebat dan tetep kekeh dengan pendirian dan tidak mau mengalah, walaupun kadang pendapat saya itu salah, biasanya perdebatan ini terjadi pada orang tua, kakak, pacar dan sama temen-temen kuliah. 2. Susah meminta maaf , walaupun sudah tau salah. 3. Kadang suka pelit.
Masih banyak yang perlu diungkapkan dari diri ini. Saya ini manja. Apa yang diinginkan itu harus ada. Dan juga meminta perhatian yang lebih pada ayah dan ibu. Kurang mandiri jika melakukan sesuatu harus ada yang membantu oleh orang tua maupun teman-teman kuliah. Dan saya susah sekali menghilangkan sifat manja ini.
         Katanya kalau sudah ikut organisasi, pasti bisa terlatih berbicara didepan umum. Padahal saya sudah ikut salah satu organisasi di fakultas. Tapi masih saja susah untuk berbicara didepan umum. Misalnya, jika  sudah di depan kelas untuk maju presentasi, dan melihat teman-teman apalagi dosennya, jadi tambah gugup, materi yang sudah dengan baik dihapalkan tiba-tiba hilang dengan sendirinya dan biasanya saya menjadi tidak fokus. Dan yang paling mengganggu dari sifat saya adalah masalah komunikasi, padahal saya ini mahasiswa komunikasi. saya tidak bisa memulai pembicaraan dengan teman-teman. Apalagi dengan orang yang baru saya kenal. Dan satu lagi, teman-teman juga sering mengeluh pada saya. Kalau berbicara kadang terlalu cepat dan terbawa dengan logat melayu yang membuat mereka tidak mengerti apa yang sedang  saya bicarakan. Maklum saya terlahir di Sumatra.
         Menurut orang, saya ini keras kepala, terkadang bila dinasehati suka membantah. Saya memang tidak suka terlalu diatur-atur, tidak boleh ini dan tidak boleh itu. Bila tidak sesuai dengan keinginan hati, saya akan membantah dan marah. Karena saya ingin bebas. Tapi tidak sebebas kita menorehkan kuas di kain kanvas. Bebas disini adalah bebas yang bertanggung jawab. Apa yang sudah menjadi pilihan saya, ya harus saya pertanggungjawabkan, orang lain hanya memberikan pendapatnya. Walaupun saya suka membantah bila dinasehati tapi saya ini setia kawan. Dan suka menolong kalau mereka membutuhkan bantuan saya.
         Inilah saya dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Saya tetaplah Dwi Nurani, yang memang sudah mempunyai karakteristiknya sendiri.
        

aq cuma ingin dia taw yang sebenarnya

malam yang indah...
langit solo yang di sinari cahaya bulan purnama.. aq termenung sendiri dikamar.. ddalam lamunan q, terbayang wajahnya, aq begitu mengaguminya, aq syg dia, aq cinta dia, aq cuma ingin kn satu darinya, "jangan pernah berubah rasa sayang itu k aq,, aq ingin terus bersamanya, menemani hari2 q, aq ingin selalu dijaganya.
yg paling aq inginkan dari dia, aq ingin dia menjadi imam q kelak dunia akhirat,, aminnn...... aq ingin dia taw yang sebenarnya kalau aq bener dan tulus mencintainya "lav u ndut q saputra kurniawan
salam sayang
adex

Rabu, 12 Oktober 2011

Tugas kuliah yang buat puter2 kepalaku


Film dan Bahasa

film dan sinetron merupakan salah satu media komunikasi massa yang memuat hiburan, informasi, dan pendidikan kepada penonton, selain itu juga merupakan karya  seni budaya hasil krestifitas anak bangsa yang mempunyai maksud-maksud tertentu yang ingin disampaikan kepada penonton. Film dan Sinetron  yang baik adalah yang bisa disajikan dengan bahasa yang baik dan benar yang sesuai dengan Ejaan Yang sudah Disempurnakan dalam kaidah Bahasa Indonesia.
Semakin berkembangnya jaman dan semakin berkembang pula pola pikir masyarakat sehingga munculah perubahan dalam berbahasa yang sering dikenal dengan “bahasa gaul”. Sesuai dengan perkembangan ini pula, sekarang banyak film dan sinetron lebih tertarik menggunakan bahasa tersebut dibandingkan dengan menggunakan bahasa Indonesia yang telah disempurnakan.
disamping itu, dengan melihat film dan sinetron berfungsi sebagai media untuk pendidikan sekarang juga banyak digunakan bahasa yang mengandung unsur kekerasan atau cacian yang tidak selayaknya diperlihatkan dalam sebuah film ataupun sinetron.
Menurut peneliti bahasa Yayah B. lumaintang, agar menarik tidak seharusnya film ataupun sinetron tidak menggunakan bahasa gaul. Memang lebih baik menggunakan bahasa Indonesia karena dengan menggunakan bahasa yang baik juga kita sebagai penonton mudah mencerna pesan apa yang ingin disampaikan dan bisa lebih menonjolkan karakteristik peran yang sebenarnya dalam film tersebut.
Jika film ataupun sinetron Indonesia hanya dipenuhi dengan dialog bahasa gaul, dan kata-kata makian, seperti “goblok, bodoh, tolol, gebleg dan masih banyak lagi pokoknya tidak patut untuk di ucapkan. Islam KTP , sinetron yang katanya tayangan islam pun didalam dialognya terdapat kata2 jorok seperti, “ apaan kamu nyetrumnya g’ pernah benerbeberaa kali jamilah kagak bunting-bunting juga.  generasi muda yang tidak selamanya bisa mencerna kata-kata tersebut akan merusak tata kebahasaan dan adat sopan santun generasi muda itu sendiri. Padahal dalam UU No. 33 tahun 2009  pasal 3 pada point b. “terwujudnya  kecerdasan kehidupan bangsa”. Berarti produser yang telah membuat film yang menggunakan bahasa gaul yang tidak bermutu telah melanggar hak para generasi muda bahwa akan mencerdaskan kehidupan bangsa, untuk menjadi cerdas
Ini baru mengenai masalah dialog yang tidak sesuai dengan EYD dan melanggar sopan santun kebahasaan , ada juga mengenai judul film. Dalam dunia film ada juga dikenal dengan “eye catching power” yaitu sesuatu yang mempunyai kekuatan yg membuat orang dalm sekejap tertarik karena ada sesuatu hal yang menarik. Karena judul merupak salah satu kekuatan daya tarik dan lebih dulu yang dibaca penonton dari isi cerita dari film tersebut. . Bila judulnya bagus dan membuat penasaran akan membuat orang akan menonton film tersebut. Tapi kadang judul film juga banyak yang tidak layak untuk dijadikan judul. Kebayakan dalam hal judul, cenderung 1. Menggunakan nama-nama tokoh, 2. menggunakan kata-kata cinta, kekerasan, 3 .lebih cenderung ke horror,  4. berbau seks dan terakhir 5. banyak menggunakan bahasa Asing.
Dalam hal menangai masalah kebahasaan dan tentang judul film dan sinetron apakah layak atau tidaknya tergantung pada keputusan lembaga sensor itu sendiri. Apakah lembaga ini akan tegas dengan kenakalan yang dilakukan oleh produser-produser film yang dengan sengaja menciptakan kata-kata gaul dan judul-judul film dan sinetron yang tidak bermutu itu. LSF juga harus selektif dalam proses pelolosan film dan sinetron. Disini juga bukan hanya tugas LSF tapi tugas kita semua terutama peran orang tua yang harus mendampingi anak-anak mereka saat menonton tayangan di televisi maupun di bioskop. Karena generasi yang baik akan membangun Negara ini dengan baik pula.

Kamis, 06 Oktober 2011

Baru Belajar, Harap Maklum

ketika sang mentari menunjukan sinarnya yg indah di ufuk barat. aq baru terbangun dari mimpi q yang indah terasa q tak mw beranjak dari tempat tidur. tapi karena tuntutan kuliah aq . ..  dengan nyawa yg belum sepenuhnya terkumpul aq bergerak menuju kamar mandi.
selesai mandi q siap-siap tuk brgkat kkmpus...