laman

Kamis, 05 Januari 2012

semalam suntuk ngerjaen ne tugas, tidur cuma 2 jam tapi berhasil menyelesaikannya dgn baik :) part 2


Arief fajar, Travelling


Gedung J berlanai 4 warna putih coklat, banyak menyimpan cerita menarik didalamnya. Gedung  yang berada di kampus 2 Universitas Muhammadiyah Surakarta, pabelan, Surakarta.
Arief Fajar, laki-laki kelahiran Banjarmasin 14 desember 1986 sudah hampir 2 tahun mengajar di Fakultas Komunikasi UMS. Dia mempunyai hobi yang menurut sebagian orang hobinya itu aneh. Bergelisah. Dia sering bergelisah karena sesuatu hal. Menurutnya kegelisahanya ini semisal tidak dalam posisi yang mengenakan katakanlah ada yang melakukan penekanan dan cenderung kearah seperti itu. Contoh kegelisahannya yang membawa angin segar yaitu masalah tentang mata kuliah yang tidak bersangkutan dengan jurusan ilmu komunikasi diganti dengan mata kuliah yang memang basicnya di jurusan ini.  
Sekarang dia juga sedang sibuk menyelesaikan studi Sajarna Strata 2, program Magister of Science prodi komunikasi pembangunan di sekolah Pascasarjana-Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta. Dari tahun 2009 hingga 2012 ini yang belum selesai dan diwisuda.
Selain mengajar di UMS, dia juga mengajar di Universitas Respati Jogjakarta dan Universitas Kristen Setiawacana Salatiga. Solo-Jogja, “ngamen istilahnya,” tutur mantan sekretaris Ikatan Muhammadiyah Komisariat FISIP Universitas Muhammadiyah Surakarta.
Ngamen. Bukan halnya nyanyi di bis kota atau di lampu merah, tapi ngamen disini sebagai dosen komunikasi yang mengajar di universitas sebelah Jogjakarta. Dengan hasil mengamennya ini dia bisa membiayai kuliah S2 nya tanpa meminta uang sedikitpun pada orang tua. Hobi travelingnya yang membuatnya betah bolak balik Solo-jogja.
Alumni Universitas Muhammadiyah Malang ini hobi travelingnya jugalah yang  membawanya dirinya dari Banjarmasin ke pulau jawa. Dia juga mengakui sudah mengelilingi hampir seluruh pulau Jawa dan sebagian Sulawesi. Dalam waktu dekat ini juga dia akan berangkat travelling ke Selangor Malaysia, karena papernya lolos di onec Singapore. Travelling atau bagpacker itu kita bisa betemu dengan orang baru dan suasana yang baru. Tanpa bertanya kita akan tersesat di perjalanan. Maka berbuat baik kepada orang lain walau itu hanya senyum.
Pengalamannya dalam hidup adalah “semua pengalaman hidup itu berkesan, bisa mendengar itu sudah berkesan, karena banyak diluar sana banyak yang tidak bisa mendengar, dan selalu mensyukuri yang ada” ungkap dosen yang akrab dipanggil pak arif ini.
Motto hidupnya yang selalu di terapkannya dalam kehidupannya sehari-hari “Musuh dalam diskusi adalah teman dalam berpikir,” ungkap laki-laki asal Kalimantan ini.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar